Sabtu, 03 Juni 2017

STUDI KASUS MANAJEMEN PEMASARAN

1.      Analisis SWOT dalam kasus bisnis properti di Bekasi :
Strengths
Ø  Manajemen yang berpengalaman dan berpengetahuan dalam bidangnya
Ø  Reputasi perusahaan
Ø  Responsif terhadap kondisi pasar. Siap dan adaptasi menghadapi perubahan dari keuntungan produk yang ditawarkan
Weakness
Ø  Harga jual  yang relatif mahal untuk masyarakat negara berkembang
Ø  Biaya periklanan dan promosi, mencari cara pemasaran yang tepat
Ø  Konsumen tidak memiliki banyak pilihan
Opportunities
Ø  Meningkatnya pertumbuhan penduduk yang pesat
Ø  Bisnis properti tersebut banyak diminati oleh penduduk setempat, pendatang, maupun orang jakarta yang pindah ke pinggiran kota.
Threats
Ø  Berkurangnya lahan untuk dibangun perumahan, akibat dari pembangunan yang terus menerus terjadi lah penyempitan lahan.
Ø  Tingkat suku bunga. Menghambat pembelian secara kredit dan meningkatkan biaya bunga modal

2.      A) Menurut saya, baik dan efektif, karena produk yang memberikan fungsi dan maanfaat ganda, konsumen lebih tertarik dengan produk yang memiliki manfaat atau fungsi lebih karena dianggap lebih menguntungkan bagi konsumen yang memakainya.
B) Double benefit positioning akan dianggap over positioning apabila produk yang ditawarkan tidak sama dengan kenyataan, karena ada sebagian konsumen yang percaya dan tidak, tetapi apabila produk tersebut sesuai dengan apa yang di positioningkan maka konsumen yang tadinya tidak percaya akan menjadi percaya karena pengalaman konsumen lainnya yang mendapatkan manfaat yang sesuai dengan apa yang dipositioningkan.  Jika produk yang ditawarkan hanya sekedar strategi pemasaran saja dan benefit yang tidak sesuai dengan kenyataan, hal tersebut akan menjadikan konsumen makin tidak percaya dan terjadilah over positioning.
Jadi kesimpulannya, semua kembali ke produknya, apakah benar yang ditawarkan sesuai atau tidak dengan kenyataannya(yang diberikan produsen ke konsumen).

3.      A) Saya setuju dengan pengeluaran produk yang diberi nama indomie vegan tersebut, karena memperkaya jenis dan inovasi baru yang dilakukan oleh PT. Indofood Sukses Makmur.
B) Menurut saya dapat dilakukan dengan promosi berupa reklame, iklan di media cetak/elektronik dan lain-lain, agar produk tersebut banyak diketahui oleh masyarakat terutama oleh vegetarian, dan juga dilakukannya pemasaran dengan sebagian kecil dipasarkan didalam negeri dan sebagian besar dapat dilakukan dengan cara diimport ke luar negeri, terutama memperbanyak import ke luar negeri dengan negara yang banyak vegetarian didalamnya.

4.      A) menurut saya, saya sangat tidak setuju dengan adanya buzzer system, karena hal tersebut akan membuat konsumen menjadi tidak nyaman. Karena modal utama dari suatu restoran kepada konsumen ialah kenyamanan konsumen dan jika dilihat tamu ialah raja, jadi buzzer system sangat tidak baik jika dilakukan.
      B) meningkatkakan kepuasan konsumen menjadi acuan pertama untuk meningkatkan penjualan. Dengan adanya kepuasan konsumen akan tercipta kenyamanan di hati konsumen, hal tersebut akan berakibat baik terhadap penjualan di restoran, karena jika konsumen yang merasa puas mereka akan balik lagi ke restoran tersebut untuk merasakan hal nyaman yang sama dan dapat menjadi tempat favorit bagi mereka, dan kekuatan promosi yang paling kuat adalah ungkapan rekomendasi dari mulut ke mulut(pembicaraan orang) bahwa mereka merasa puas dan nyaman dengan service yang dilakukan, mengakibatkan banyaknya konsumen  yang datang dan restoran itu rame jadi mendapat keuntungan yang lebih besar dan dapat memperluas penjualan dengan memperluas restoran yang ada (membuka cabang).
     C) tidak menggunakan a buzzer system dan fokus terhadap kenyamanan, kepuasan si pelanggan yang datang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan Persaingan (Competitive Advertising) dan Iklan Perbandingan (Comparative Advertising)

Iklan Persaingan (Competitive Advertising) dan Iklan Perbandingan (Comparative Advertising) Iklan persaingan (competitive advertising) adal...