1.
Analisis SWOT dalam kasus bisnis properti di Bekasi :
Strengths
Ø Manajemen yang berpengalaman dan berpengetahuan
dalam bidangnya
Ø Reputasi perusahaan
Ø Responsif terhadap kondisi pasar. Siap dan
adaptasi menghadapi perubahan dari keuntungan produk yang ditawarkan
Weakness
Ø Harga jual yang relatif mahal untuk masyarakat negara
berkembang
Ø Biaya periklanan dan promosi, mencari cara
pemasaran yang tepat
Ø Konsumen tidak memiliki banyak pilihan
Opportunities
Ø Meningkatnya pertumbuhan penduduk yang pesat
Ø Bisnis properti
tersebut banyak diminati oleh penduduk setempat, pendatang, maupun orang
jakarta yang pindah ke pinggiran kota.
Threats
Ø Berkurangnya lahan untuk dibangun perumahan,
akibat dari pembangunan yang terus menerus terjadi lah penyempitan lahan.
Ø Tingkat suku bunga. Menghambat pembelian secara
kredit dan meningkatkan biaya bunga modal
2.
A) Menurut saya, baik dan efektif, karena produk yang memberikan fungsi dan maanfaat
ganda, konsumen lebih tertarik
dengan produk yang memiliki manfaat atau fungsi lebih karena dianggap lebih menguntungkan bagi
konsumen yang
memakainya.
B) Double
benefit positioning akan dianggap over positioning apabila produk yang
ditawarkan tidak sama dengan kenyataan, karena ada sebagian konsumen yang percaya dan tidak, tetapi apabila produk tersebut
sesuai dengan apa yang di positioningkan maka konsumen yang tadinya tidak
percaya akan menjadi percaya karena pengalaman konsumen lainnya yang
mendapatkan manfaat yang sesuai dengan apa yang dipositioningkan. Jika produk yang ditawarkan hanya sekedar strategi pemasaran saja dan
benefit yang tidak sesuai dengan kenyataan, hal tersebut akan menjadikan
konsumen makin tidak percaya dan terjadilah over positioning.
Jadi kesimpulannya, semua kembali ke produknya, apakah benar yang
ditawarkan sesuai atau tidak dengan kenyataannya(yang diberikan produsen ke
konsumen).
3.
A) Saya
setuju dengan pengeluaran produk yang diberi nama indomie vegan tersebut,
karena memperkaya jenis dan inovasi baru yang dilakukan oleh PT. Indofood Sukses Makmur.
B) Menurut
saya dapat dilakukan dengan promosi berupa reklame, iklan di media cetak/elektronik dan lain-lain, agar
produk tersebut banyak diketahui oleh masyarakat terutama oleh vegetarian, dan
juga dilakukannya pemasaran dengan sebagian kecil dipasarkan didalam negeri dan
sebagian besar dapat dilakukan dengan cara diimport ke luar negeri, terutama
memperbanyak import ke luar negeri dengan negara yang banyak vegetarian
didalamnya.
4.
A) menurut saya, saya sangat tidak setuju dengan adanya buzzer system,
karena hal tersebut akan membuat konsumen menjadi tidak nyaman. Karena modal utama dari suatu restoran kepada
konsumen ialah kenyamanan konsumen dan jika dilihat tamu ialah raja, jadi buzzer system sangat tidak baik jika dilakukan.
B) meningkatkakan kepuasan konsumen menjadi acuan
pertama untuk meningkatkan penjualan. Dengan adanya kepuasan konsumen akan tercipta kenyamanan di hati
konsumen, hal tersebut akan berakibat baik terhadap penjualan di restoran,
karena jika konsumen yang merasa puas mereka akan balik lagi ke restoran
tersebut untuk merasakan hal nyaman yang sama dan dapat menjadi tempat favorit
bagi mereka, dan kekuatan promosi yang paling kuat adalah ungkapan rekomendasi
dari mulut ke mulut(pembicaraan
orang) bahwa
mereka merasa puas dan nyaman dengan service yang dilakukan, mengakibatkan
banyaknya konsumen yang datang dan restoran itu rame jadi mendapat keuntungan yang lebih besar dan dapat
memperluas penjualan dengan memperluas restoran yang ada (membuka cabang).
C) tidak menggunakan a buzzer system dan fokus
terhadap kenyamanan, kepuasan
si pelanggan yang datang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar